Republik Indonesia pernah menjual 7 ton emas dan 8.000 ton karet secara diam-diam ke luar negeri tanpa melalui jalur resmi

Jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) (Istimewa)

Pelaku peretasan (hacker) berhasil membobol sistem Kementerian Keuangan Prancis dan mencuri ratusan ribu data.